TBM Jalasakti UHT Terjun ke Flores, Layani Ratusan Korban Gempa M 7,7

Manggarai — Inpostnews.com– Tim Bantuan Medis (TBM) Jalasakti Fakultas Kedokteran Universitas Hang Tuah (UHT) terjun ke Nusa Tenggara Timur (NTT) membantu warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Laut Flores pada 15 Agustus 2026.


Enam anggota TBM Jalasakti menjalankan misi kemanusiaan pada 21-27 Agustus 2026. Mereka membawa obat-obatan dan berbagai kebutuhan logistik untuk masyarakat terdampak.
Setiba di Kupang, tim berkoordinasi dengan HEOC Provinsi, Liaison Officer dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Labuan Bajo dan Ruteng.
Sebelum memberikan pelayanan, tim melakukan Rapid Health Assessment (RHA) di Desa Tanjung Boleng, Kecamatan Boleng, Manggarai Barat.


Pelayanan kesehatan dilakukan di sejumlah wilayah terdampak. Di Desa Ladur, tim melayani sekitar 135 pasien, sedangkan di Desa Langkas sekitar 140 pasien.
Selain pelayanan medis, bantuan berupa obat-obatan, sembako, selimut, MPASI, popok bayi, pakaian dan kebutuhan lainnya turut disalurkan.
Temukan Korban Alami Trauma
Dalam pelayanan tersebut, relawan menemukan sejumlah warga mengalami tekanan psikologis pascagempa.
Beberapa warga mengaku masih takut masuk rumah, sulit tidur, panik saat merasakan guncangan hingga terus teringat kejadian gempa. Bahkan, terdapat warga yang mengungkapkan rasa putus asa dan keinginan untuk tidak hidup lagi.
Rektor Universitas Hang Tuah Laksamana Muda TNI (Purn) Prof. Dr. Edi Priyanto, S.E., M.Sc. mengapresiasi langkah TBM Jalasakti yang turun langsung membantu masyarakat terdampak.
“Kehadiran mahasiswa UHT di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan wujud nyata pengabdian dan kepedulian kemanusiaan. Mereka tidak hanya menerapkan ilmu yang dimiliki, tetapi juga belajar hadir, mendengar dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit,” ujar Edi.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang memiliki kompetensi sekaligus kepedulian sosial.
“Semoga kontribusi TBM Jalasakti dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Flores dan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan semangat kemanusiaan,” imbuhnya.
Pelayanan kemudian dilanjutkan di Kelurahan Bangka Nekang, Kelurahan Karot dan Kelurahan Rowang.
TBM Jalasakti juga mengikuti kegiatan Evaluasi dan Pemetaan Awal Koordinasi Mahasiswa Berdampak yang digelar Kemendiktisaintek dan dihadiri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D.
Sebelum kembali ke Surabaya pada 27 Agustus, tim menyerahkan donasi berupa obat-obatan dan logistik kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Safrianus Haryanto Djehaut, M.Si.
Misi tersebut menjadi bentuk kepedulian mahasiswa Fakultas Kedokteran UHT kepada masyarakat terdampak bencana sekaligus pembelajaran langsung tentang pelayanan kesehatan dan kemanusiaan di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *