Surabaya — Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, M.M. meninjau Booth Pameran Inovasi Universitas Hang Tuah (UHT) di lantai 3 Graha Unesa, Rabu (19/11), setelah mengikuti rangkaian Konferensi Puncak Pendidikan Tinggi Indonesia 2025. Kunjungannya disambut langsung oleh Wakil Rektor III UHT, Laksamana Pertama TNI (Purn) Dr. Toto Dwijaya Saputra, S.T., M.Si(Han)., M.Tr.Opsla., yang mendampingi peninjauan seluruh stan inovasi.

Dalam pameran tersebut, UHT menampilkan sejumlah riset unggulan di bidang kemaritiman dan kesehatan, antara lain:
Autonomous Surface Vessel (ASV), Kapal permukaan nirawak untuk misi pemantauan laut berbasis navigasi otonom.
Fuel Engine Remote Control, Teknologi pengendalian mesin kapal jarak jauh yang meningkatkan akurasi dan keselamatan operasi.

Smart Lifebuoy, Pelampung pintar berteknologi sensor dan pelacakan guna mendukung operasi pencarian dan penyelamatan.
Tectra Gel, Produk salep kesehatan hasil inovasi UHT yang diformulasikan untuk membantu percepatan penyembuhan luka.
Prof. Marsetio memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah akademik UHT, terutama dalam mengembangkan teknologi terapan yang relevan dengan kebutuhan industri maritim dan keselamatan laut. Untuk memperkuat semangat riset tersebut, beliau menyerahkan sebuah buku karyanya berjudul “Sea Power Indonesia di Era Indo-Pasifik” kepada perwakilan universitas.
Penyerahan buku itu menjadi simbol dukungan intelektual dan komitmen Prof. Marsetio terhadap penguatan kajian kemaritiman di lingkungan pendidikan tinggi. Ia menyampaikan bahwa pemahaman strategis mengenai kekuatan maritim Indonesia harus berjalan seiring dengan inovasi teknologi yang dikembangkan perguruan tinggi.
“Inovasi yang ditampilkan UHT sangat selaras dengan visi pembangunan maritim Indonesia. Saya berharap buku ini dapat menjadi referensi bagi mahasiswa dan dosen dalam memperkaya perspektif strategis mereka,” ujarnya setelah berdialog dengan tim inovator.
Kunjungan tersebut menegaskan peran UHT sebagai perguruan tinggi maritim yang konsisten mendorong riset terapan dan pengembangan teknologi strategis bagi kebutuhan nasional.(Redaksi)
Excellece in Maritime Education